Batu Safir

batu blue safir

Batu safir terkenal dari warna birunya yang super mewah. Berbeda dengan batu mulia lainnya, batu safir ini memiliki segmen pasar tersendiri. Biasanya batu ini menjadi kebanggaan orang-orang kaya.

Namun selain berwarna biru, ada juga saif yang memiliki varian warna lainnya seperti safir hitam (black sapphire), safir merah jambu (pink sapphire), safir kuning (yellow sapphhire), safir oranye (orange safir), safir hijau (green sapphire) dan lain sebagainya.

Pendahuluan

Safir adalah sejenis batu permata dari corundum mineral, alumunium oksida (Al2O3). Dalam batu safir ini terdapat sejumlah kecil unsur seperti besi, titanium, kromium, tembaga atau magnesium dan lain sebagainya.

Seperti yang tersebut di atas bahwa safir juga bisa ditemukan dalam berbagai warna, hal tersebut terjadi karena mineral tersebut bisa memberikan korundum masing-masing warna biru, kuning, ungu, oranye atau warna hijau. Selain itu, kotoran kromium dalam korundum tersebut juga bisa menghasilkan warna merah muda atau merah, yang terakhir disebut dengan ruby.

Sebenarnya safir tidak hanya ditemukan di Indonesia. Safir juga ditemukan di berbagai kawasan di belahan dunia. Pada awalnya safir paling banyak ditemukan di Sri Langka. Namun kemudian batu ini juga ditemukan di berbagai belahan dunia liannya seperti Vietnam, Afrika, Cina, Amerika Utara, India, Burma dan lain sebagainya.

Batu safir tergolong ke dalam jenis batu-batuan yang keras. Ia memiliki tingkat kekerasan yang cukup tinggi, yaitu 9 skala mohs. Batu ini kekerasannya hanya lebih rendah dari Mossainite dan Berlian saja. Karena terlalu kerasnya batu ini, sehingga batu safir baru bisa mencair jika dipanaskan dalam suhu 2.030-2.050 derajat Celcius. Kebanyakan pecinta batu mulia memilih safir karena batu safir memiliki banyak sekali kelebiham salah satunya warna birunya yang sangat menenangkan dan bisa menambah rasa percaya diri.

Harga Batu Safir

Tidak semua orang bisa mengenakan batu safir karena batu mulia tersebut biasanya dijual dengan harga selangit. APalagi bila batu safir tersebut dikombinasikan dengan perhiasan mewah dan dibuat oleh tangan-tangan yang memang sudah ahli dalam hal desain perhiasan.

Salah satu batu safir termahal di dunia adalah Blue Belle of Asia, yaitu sebuah batu mulia yang berbentuk persegi seperti bantal seberat 329,54 karat. Blue Belle of Asia berhasil terjual dengan harga US$ 17,6 juta atau 228 miliar rupiah (dengan kurs dollar US$ 1 = Rp 13.000).

Kemudian ada juga Cabbocon Sapphire, sebuah kalung safir yang sempat menghebohkan ajang Oscar Award di tahun 2006. Kalung safir yang dikenakan salah satu nominator Oscar yaitu Kierra Knightley tersebut memiliki berat 370 karat dan dijual seharga US$ 16 juta atau sekitar 208 milyar Rupiah.

Sepasang cinin dan anting safir Bella Chrystal pun sempat membuat Katy Perry menerima banyak pujian ketika peluncuran film Smurf 2. pasalnya perhiasan yang melekat di jari dan telinganya tersebut dijual dengan harga US$ 15,8 juta atau sekitar 205 milyar Rupiah.

Ciri Batu Safir Asli

Untuk mendapatkan batu safir yang asli tentunya tidaklah mudah, karena kita harus tahu betul mana batu safir yang asli. bagi anda yang merupakan pemula di bidang koleksi batu mulia, setidaknya ada dua cara yang bisa anda lakukan untuk mendeteksi asli atau tidaknya batu safir anda.

Pertama, batu safir biru yang asli memang sudah ada guratan-guratan sejak ia ditemukan dari alam. Akan tetapi, batu imitasi pastilah guratannya karena buatan dari orang pintar di laboratorium.

Kedua, cara mengeceknya adalah dengan menggunakan kaca pembesar. Guratan pada batu safir asli hanya bisa dilihat dengan kaca pembesar yang bisa melihat ukuran 10x atau 20x dari ukuran semula. Sedangkan batu safir palsu, seringkalii guratannya bisa dilihat sebelum anda memperesar ukuran sampai 10 kali atau anda juga bisa melihatnya dengan mata telanjang.